Bayi Prematur

Kelahiran PrematurKelahiran prematur adalah keadaan dimana bayi lahir sebelum genap 9 bulan 2 minggu, biasanya pada umur 37-41 minggu. Bayi prematur tidak berarti keguguran, sebab bayi masih dalam keadaan hidup.

Biasanya bayi lahir prematur karena kesalahan hormon dalam tubuh ibu akibat tekanan jiwa, penyakit kronis, infeksi, pecahnya kantung amnion (cairan ketuban) atau bisa juga karena lemahnya mulut rahim, pemakaian rokok dan alkohol, namun bisa juga terjadi karena sang ibu memang menghendakinya.

Resiko bayi prematur adalah bertambah banyaknya kemungkinan gangguan medis yang dialami sang bayi, khususnya pernafasan, jantung, sistem saraf pusat dan imunitas. Bayi yang lahir dari kelahiran prematur memiliki resiko perkembangan organ yang kurang sempurna, anemia, infeksi pernafasan, gangguan jantung serta tidak dapat minum dengan semestinya akibat lemahnya reflek meminum dari sang bayi.

Bayi prematur biasanya dirawat di dalam inkubator dan diawasi dengan ketat oleh dokter, namun bayi yang memiliki berat badan diatas 2 kg bisa dibawa pulang oleh orangtuanya. Cara merawat bayi prematur cukup sulit, dimana bayi mesti diberi susu dalam jumlah yang sedikit tapi sering. Bila bayi sudah memiliki refleks meminum yang baik, bayi dapat langsung menyusu langsung pada ibu.

Bila belum, bisa menggunakan sendok. Selalu jaga kondisi bayi supaya tetap hangat dan jauhkan dari tempat yang lembab. Selalu gunakan peralatan yang steril dan cuci tangan sebelum memegang/menyusui bayi karena imunitas bayi masih sangat rentan.

Pencarian Terpopuler:

Tanda bayi prematur, ciri-ciri bayi prematur, tanda-tanda bayi prematur, kehamilan prematur, Ciri2 prematur.

Trackbacks & Pings

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>